Sustenance of life is the most perfect!☺

"The future, not the past." and someone will be a story about my future.


Ask me anything   Submit

Buat @tiasnadia

Hari pertama mos di SMA 20 tidak ada yang aku kenal selain mereka yang sejalan dgnku sbg alumni SMP 13. Tiba-tiba salah satu temanku menceritakan sebuah kejadian yang menyatakan bahwa seseorang yang menjadi siswa baru di SMA 20 itu merasa kenal dekat dengannya, dan dari situlah awal aku mengetahui siapa dia. YA! Nadia Tyas S. itu namanya, dia datang kerumahku saat itu ketika kami sedang mengerjakan beberapa tugas MOS dari sekolah.
Awalnya aku tidak suka denganya karna dia begitu jutek dan hanya berteman dengan teman2 lelaki di kelas, aku pun da teman2 tak terlalu dekat dengannya. Namun itulah awal dari pertemanan, daripada awalnyya kenal baik-baik ternyata orangnya jahat, lebih baik tak terlalu berteman baik lama2 menjadi benar2 baik. Dan tak kusangka ternyata rumahnya masih satu komplek denganku.
Lama-kelamaan aku bercerita kepada mama dan mama memberitahuku sesuatu bahwa yang rumahnya daerah situ merupakan saudara bapakku. Saat beberapa pertanyaan kepadanya ternyata memang benar dia saudara bapakku dan otomatis saudaraku, walau hanya terbilag saudara jauh.
Di SMA 20 kami satu kelas dan sebagai teman satu kelas kami pasti memiliki beberapa cerita, curhat, suka, duka, dan masalah.

Sampai akhirnya harus berpisah kelas kara jurusan yang berbeda. Aku IPA sedangkan dia IPS. Tapi tetep kita temen. Walaupun emang 20 itu keliatan banget orang2 berkubunya, tapi temen2 kelas 1 sma aku ga kaya yg lain deh mereka temenan sama siapa aja.

Ini beberapa hari sebelum pembagian rapot kenaikan kelas di pangandaran

Dan ini 2 tahun lalu waktu tyas ulangtaun

Walaupun kita udah beda kelas tapi kita masih sempetin buat buka bersama waktu puasa

Dan waktu ulagtaun tyas tahun lalu

Dia itu orangnya baik, tapi sedikit jutek kalo gakenal. Beranian, tapi sedikit manja. Tegar tapi sedikit galau. Cepet bete tapi selalu ceria hahahaha

Jadi tau kan siapa yang daritadi dibicarain disini dan selalu ada tuh di setiap foto? iya aku!! hahaha ga deg, adia tyas lagi ulangtaun tanggal 17 juni tapi kemarin aku ga ikut surprisenya gara2 gaada kabar lagi juga dari yg lain kirain gajadi :( maafin yas, tapi happy birthday!!!


Edisi Hari Ibu :-)

Siap liburan! Yogyakarta!

Siap liburan! Yogyakarta!

Things to Buy!

Dari liburan ini punya banyak banget rencana, kadang yang direncanain itu sering kelewat dan enggak tercapai. Tapi kalo dasarnya niat, pasti bisa dijalanin, selama kita punya kemauan, dan punya usaha buat benr2 melaksanakannya.
Nah! sekarang tuh lagi pengen banget bikin kerajinan-kerajinan tangan, kemarin baru aja nyelesain 3/4 dekor kamar walaupun belum terlalu puas sama hasilnya karna masih pingin bikin-bikin lagi yang lain, saking banyaknya, eh jadi bingung mau mulai dari yang mana dulu.
Things to buy dulu deh, keburu lupa ntar apa yang diperluin.
-karton putih
-tangkai pohon
-kaset cd bekas
-bungkus makanan lucu
-karton warna-warni
-karton item
-majalah gambar bagus
-binder bikin sendiri
-kawat
-bulu kemoceng
-benang wol
-kain perca
-kertas tempel kecil
-kaleng susu bekas
-sikat
-kaleng selai

Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa

Kasih ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi tak harap kembali bagai sang surya menyinari dunia.”
Tugas utama seorang ibu menurut agama adalah mengandung, melahirkan, serta menyusui. Tugas ayah adalah memimpin keluarga dan menjaga keluarga. Tugas anak adalah membahagiakan dan membalas pengorbanan orangtua. walaupun katanya “hanya memberi tak harap kembali” tapi tetap saja sebagai manusia, orangtua mana yang tidak mau melihat anaknya bahagia dan sukses serta membahagiakan orangtuanya?
Disini tumbuhlah rasa kesadaran bahwa anak memiliki tugasnya pula. Kita selamanya menjadi anak, tapi tak selamanya hanya menjadi anak karna ada kalanya kita menjadi orangtua, mejadi nenek/kakek, menjadi buyut dan semakin tua. Sehingga semakin bertambahnya umur terkadang kita harus semakin menyadari bahwa dunia itu berputar, waktu berjalan, dan Allah Maha Adil karna atas Kebesaran-Nya kita dapat merasakan bagaimana cara menjalani hidup.
balita memiliki banyak waktu tapi tidak punya uang dan tenaga,
remaja meiliki banyak tenaga dan waktu tapi tak punya uang,
orang dewasa punya banyak uang dan tenaga tapi tak punya banyak waktu,
orang yang sudah tua punya banyak waktu tapi tak punya banyak tenaga dan uang.
Semua orang akan mengalami itu dengan bergulir, namun perencanaan itu akan berubah jika tergantung kita menjalaninya, apakah menjalani dengan memberi dampak yang salah atau mungkin memperbaiki.
Dalam hidup ini waktu harus dihargai bukan dengan rupiah tetapi dengan apa yang kita kerjakan dan memberikan hasil. Setiap hari, setiap jam, setiap menit, setiap detik, tentu penting. Karna peraturan pun ada bila terlambat hanya 1 detik pun tetap saja namanya terlambat. Contohnya dalam perlombaan, bila kita berbeda 1 detik saja dengan yang sampai duluan depan kita tataplah ita kalah. Tapi, perlu diketahui, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.
Menurut pengalaman, waktu ini seringkali terbuang dengan sia-sia. Menghabiskan tanpa memberi manfaat kepada diri sendiri ataupun oranglain, mungkin termasuknya manfaat diri sendiritapi hanya bersifat sementara yang sewaktu-waktu harus cepat diisi kembali.
Lebih banyak ketergantungan akan kebiasaan yang sering dilakukan. Hiburan memang diperlukan, namun tak semua waktu ini diisi dengan hiburan walaupun ini hari libur. Selipkanlah manfaat saat mengisi liburan itu.
Kembali lagi dengan ibu, sesuai dengan peringatan hari ibu tanggal 22 Desember yaitu besok, yang sebenarnya hari ibu itu setiap hari.
Ibu berjasa besar dalam kehidupan kita, bila tidak ada dia, lalu bagaimana kita bisa lahir? Tapi tak lepas dari perjuangan ayah pula, bila tak ada ayah bagaimana kita bisa terlahir?
Jadi, bersyukur buat yang masih punya orang tua terutama yang orangtuanya sayang banget sama kalian, diluar sana banyak orang yang pingin kaya kita. Tapi kalo kita gak manfaatin waktu buat keluarga kita merugi deh. Terimakasih Mama, selamat hari ibu! Dd janji, semoga dd bisa bahagiain mama. Love you

Reblogged from kuntawiaji

Asal-usul Kesuksesan

Banyak cerita katanya banyak tuh orang yang dulunya pemales dan sekarang jadi orang sukses ataupun orang terkaya. Tapi jangan jadiin itu alesan seseorang yang saat ini gamau atau gak berniat buat berjuang dari usia dini.
Emang sih, banyak sorotan seseorang yang dulunya jahat, nakal, dll sekarang jadi orang sukses dan kaya raya. Tapi dibelakang sana juga ada lebih banyak orang yang dulunya berjuang keras dan sekarang sukses serta kaya raya juga. So? Mau nurutin yang mana?
Perlu diketahui, orang yang jahat pun, mereka sukses saat mereka benar2 menjalani mimpi mereka dan harapan mereka dengan sepenuh hati dan strategi yang matang. Kalo kata orang sih gini, “Apa yang kita dapatkan, sesuai dengan apa yang kita lakukan”. Bener banget, setuju deh sama kata-kata orang yang entah siapa yang pertama mengeluarkan kata-kata itu, karena disini saya bukan mau cerita tentang penelitian siapa yang pertama kali mengeluarkan kata-kata itu dari mulutnya, tapi tentang… ASAL-USUL KESUKSESAN. Ya! Kayanya sih gitu, belum pasti nyambung juga sama apa yang diketik disini soalnya saya hanya seorang siswa labil yang masih bingung nentuin alur yang tepat buat ceita. Oke kita lanjut!
Masih bingung sama koruptor yang bisa sukses dan dapet banyak duit dengan cara yang ‘keliatannya’ instan? ‘Keliatannya’ nih, menurut berita-berita mereka ngasih uang demi dapet uang. Instan? Semacam investasi ya? Jangan heran deh sama itu karna gak sesuai dengan kata-kata tadi ‘Apa yang kita dapatkan, sesuai dengan apa yang kita lakukan’. Bukan karna kita memberi uang kepada orang lain, maka balasannya adalah 7x lipat ya! Karna Allah Maha Adil, kalo menurut pengetahuan aku yang denger dari mama “Yang salah itu memang biasanya lebih cepat dikabulkannya sama Allah” ngerti gak maksudnya?
Jadi,kalo mereka berdoa yang gak sesuai dengan peraturan ataupun berhubungan dengan syirik biasanya lebih cepat, tapi kalo yang berdoanya demi kebaikan agak lama kenapa? karena islam diajarkan untuk berusaha demi menggapai harapannya, tidak dengan cara yang instan begitu saja. Dan balasannya nanti itu di akhir cerita hidupnya masing-masing.
Gini loh, sebenernya gaada yang instan-instan, mie instan aja ada proses pembuatannya, sebelum dibuat ada adonannya, sebelum adonan ada idenya. Kalo gaada prosesnya, sama aja kaya kita makan tanah, apa akibatnya? kita mungkin kenyang, tapi kita keracunan akibat kenyangnya itu karena kita gak mau berusaha buat nemuin apa yang sepantasnya sesuatu untuk dimakan.
Sekarang terbukti kan? Udah banyak koruptor yang tertangkap dengan mudahnya karena Maha Adil Allah dengan Kekuasaan-Nya. Mungkin sebelumnya mereka bersenang-senang dengan kekayaannya, padahal mereka telah diberi kesempatan besar yang tidak dimiliki banyak orang. Dan itu sangat merugikan banyak orang bahkan seperti berbahagia diatas penderitaan oranglain.
Dan sekarang semakin banyak kan orang yang diketahui dulunya adalah orang yang rela berkorban demi apapun demi harapannya, yang dulunya tidak punya apa-apa sekarang dia punya apa. Da hasilnya pun berbeda, mereka berbagi kebahagiaan, memberi manfaat kepada orang-orang yang memerlukan, serta memiliki tujuan yang tidak hanya untuk diri sendiri (egois) tetapi juga untuk banyak orang.
Bisa dilihat, sekarang pengemis-pengemis telah banyak yang ditangkap. Mengapa? Bukankah itu salah satu jalan kita untuk bersedekah? Bersedekah boleh, tetapi kepada orang yang sepantasnya juga, memang memberi lebih baik daripada menerima, tetapi bila kita memberi kepada orang yang tidak sepantasnya maka dosanya pun aka jatuh kepada kita. Bukannya rasis, tapi mereka hanya bermodal tangan yang terbuka dengan begitu mendapat uang, instan? instan. Coba lihat pekerjaan penyapu jalan yang lelah-lelah menguras tenaganya dan hanya mendapatkan untung yang tidak lebih banyak dari pengemis yang hanya mengadahkan tangannya. Bahkan pengemis terkaya sudah tertangkap dan punya mobil? buaknkah itu luar biasa? Pegawai negeri pun yang sudah sekolah tinggi tidak sampai mendapat gaji yang terlalu besar.
Jadi, buat yang kadang mikirin masa depan ayo deh berpikir lebih dalam dengan masa depan kamu dan orang lain, minimal buat orangtua deh. Jujur aja, saya aja yang masih SMA nyesel banget waktu SMP kurang ngerti pelajaran, jadi sekarang keteteran deh dapet nilai bagus. Padahal jalur undangan bisa jadi sasaran yang bagus, gak instan ko, kan dapetin nilai juga pake perjuangan. Soalnya kalo udah semester 5 gini udah hai aja deh sama undangan. Tujuannya tinggal SBMPTN deh, belajar yang bener, tapi mendingan dicicil dari kecil tapi bukan dari balita juga ya. Soalnya udah rada berkurang kemampuannya kalo makin bertambah umur tuh.
Ayo tentuin, mau jadi nakal, suka main, suka males-malesan tapi nanti berjuang? Mau jadi pejuang dari sekarang? Apa mau yang instan-instan aja? Perlu tau lho, pejuang itu dibanggainnya sama banyak orang.
Ohya! Buat yang punya keahlian buruan deh kembangin keahlian kamu dari sekarang, jangan sampe nanti jadi nyesel karna punya bakat tapi gak berkembang, sayang banget…
Saya nulis ini bukan cuma ngomong kok, buat jadi motivasi diri sendiri juga. Biar kalo gak berjuang, jadi malu sama tulisan sendiri. Semoga aja bia jadi inspirasi juga ya buat temen-temen! Aamiin. Kalo bukan kita? Siapa lagi?

Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Kalo bisa, kenapa engga?
Reblogged from snowflakes-on-mittens